Gunungkidul (Selasa, 20/01/2026) – Tim Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Gunungkidul melaksanakan kegiatan monitoring ketahanan pangan dengan mengunjungi lokasi usaha di Kalurahan Karang Tengah, Kapanewon Wonosari. Monitoring dilakukan melalui peninjauan langsung ke kandang pembesaran domba yang dibiayai dari anggaran Dana Desa bidang ketahanan pangan melalui penyertaan modal kepada BUMKal Barokah Mandiri Karangtengah.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program ketahanan pangan berjalan sesuai dengan perencanaan serta memberikan gambaran nyata atas pemanfaatan Dana Penyertaan Modal untuk Ketahanan Pangan yang dikelola oleh BUMKal Barokah Mandiri Karangtengah. Di Kalurahan Karangtengah, program ketahanan pangan tidak hanya difokuskan pada penggemukan kambing, tetapi juga dikembangkan melalui peternakan bebek petelur serta kegiatan pertanian pendukung lainnya seperti pertanian bawang merah dan holtikultura lainnya.
Pada Tahun 2025, realisasi program ketahanan pangan di Kalurahan Karangtengah baru mencakup sejumlah kegiatan awal, antara lain pembangunan kandang ternak, penyiapan pakan kambing, pengadaan mesin chopper, pembelian 75 ekor kambing, serta pembangunan gudang pakan. Seluruh kegiatan tersebut menjadi fondasi awal untuk pengembangan usaha peternakan yang dikelola oleh BUMKal Barokah Mandiri.
Dalam kunjungan tersebut, Tim TAPM turut menggali informasi terkait mekanisme pemeliharaan ternak hingga rencana pemasaran hasil usaha. Untuk mendukung keberlanjutan pemeliharaan, pengelola kandang menerapkan sistem kandang umbaran serta memanfaatkan lahan di sekeliling kandang dengan menanam singkong. Tanaman tersebut berfungsi ganda, yakni sebagai sumber pakan tambahan ternak sekaligus pagar alami untuk mengamankan area kandang.
Direktur BUMKal Karangtengah menjelaskan bahwa percepatan realisasi program ketahanan pangan ini dilakukan setelah adanya kepastian lokasi kandang diperoleh.
Setelah pengurus mendapatkan kepastian lokasi pembangunan kandang kambing dan persetujuan dari Lurah, kami langsung tancap gas merealisasikan kegiatan ketahanan pangan yang telah disusun, sehingga dapat terealisasi saat ini, ujarnya.
Selain meninjau kandang ternak, Tim TAPM Kabupaten Gunungkidul juga melakukan peninjauan ke lokasi yang direncanakan sebagai tempat pembangunan gerai dan pergudangan KDMP Kalurahan Karangtengah, yang rencana lokasinya bersebelahan dengan lokasi kegiatan ketahanan pangan yang dikelola oleh BUMKal Barokah Mandiri. Dari hasil diskusi di lapangan, diketahui bahwa rencana pembangunan tersebut masih terkendala status tanah yang berstatus LSD, sehingga pelaksanaannya masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.


0 Komentar