Tinggal Selangkah Lagi! 133 BUMKal di Gunungkidul Sukses Tuntaskan Muskal Tahunan



P3MD Gunungkidul - Capaian pelaksanaan Musyawarah Kalurahan (Muskal) Tahunan Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) di Kabupaten Gunungkidul terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hingga 24 Juli 2026, sebanyak 133 dari total 144 BUMKal atau 92 persen telah berhasil menyelenggarakan Muskal Tahunan sebagai forum pertanggungjawaban pengelolaan usaha sekaligus penetapan arah pengembangan usaha BUMKal ke depan.

Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Gunungkidul, terdapat 11 BUMKal masih dalam proses penyelenggaraan Muskal Tahunan. Beberapa kapanewon bahkan telah menuntaskan seluruh Muskal Tahunan BUMKal di wilayahnya, yakni Patuk, Paliyan, Panggang, Tepus, Ponjong, Rongkop, Semin, Ngawen, Saptosari, Girisubo, dan Purwosari dengan capaian 100 persen.

Sementara itu, beberapa kapanewon lainnya juga menunjukkan progres yang positif, di antaranya Playen mencapai 92 persen, Karangmojo 89 persen, Wonosari dan Gedangsari masing-masing 86 persen, Semanu 80 persen, Tanjungsari 60 persen, serta Nglipar 57 persen.

Muskal Tahunan merupakan agenda penting dalam tata kelola BUMKal karena menjadi wadah penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus kepada pemerintah kalurahan dan masyarakat, evaluasi kinerja BUMKal, pembahasan laporan keuangan, pembagian hasil usaha sesuai ketentuan, serta penyusunan rencana kerja pada tahun berikutnya.

Aris Nurkholis, TAPM Kabupaten Gunungkidul sekaligus Person in Charge (PIC) BUMKal, menyampaikan bahwa capaian 92 persen ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, tenaga pendamping profesional, serta seluruh pengurus BUMKal di Kabupaten Gunungkidul.

"Alhamdulillah, hingga saat ini sebanyak 133 BUMKal telah berhasil melaksanakan Muskal Tahunan. Ini menunjukkan semakin baiknya kesadaran terhadap pentingnya tata kelola BUMKal yang akuntabel, transparan, dan partisipatif. Muskal bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi menjadi momentum evaluasi, pengambilan keputusan strategis, sekaligus penguatan kelembagaan BUMKal agar semakin profesional dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Aris.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mengawal pelaksanaan Muskal Tahunan.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Dinas PMKP2KB, seluruh pemerintah kapanewon, Tenaga Pendamping Profesional (Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa), pemerintah kalurahan, pengawas, penasihat, serta seluruh pengurus BUMKal yang telah bersinergi sehingga capaian Muskal Tahunan dapat berjalan dengan sangat baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat tata kelola BUMKal," tambahnya.

Terhadap 11 BUMKal yang belum menyelesaikan Muskal Tahunan, Aris berharap proses fasilitasi dapat terus dipercepat agar seluruh BUMKal di Kabupaten Gunungkidul segera mencapai penyelesaian 100 persen.

"Kami optimistis sebelas BUMKal yang masih berproses dapat segera melaksanakan Muskal dalam waktu dekat. Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, pemerintah kalurahan, dan pengurus BUMKal diharapkan terus memperkuat koordinasi sehingga seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai ketentuan. Dengan demikian, seluruh BUMKal di Gunungkidul dapat memulai program kerja tahun berjalan dengan tata kelola yang lebih baik, sehat, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Dengan capaian tersebut, Kabupaten Gunungkidul semakin menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola BUMKal sebagai pilar ekonomi kalurahan. Diharapkan penyelesaian Muskal Tahunan secara menyeluruh akan menjadi fondasi bagi peningkatan kinerja usaha, akuntabilitas pengelolaan, serta kontribusi BUMKal terhadap pertumbuhan ekonomi dan Pendapatan Asli Kalurahan (PAKal) di masa mendatang. (ANK)

Posting Komentar

0 Komentar