Verval DRP TPP Gunungkidul Temukan Sejumlah Ketidaksesuaian Laporan Kunjungan Lapangan



P3MD Gunungkidul – Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Gunungkidul melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi (verval) laporan Daily Report Pendampingan (DRP) yang disertai dengan bukti pengesahan kunjungan lapangan di sejumlah desa dampingan.

Kegiatan verval dilakukan sebagai upaya memastikan kualitas, ketepatan, dan kesesuaian laporan pendampingan yang disusun oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP). Selain melakukan pemeriksaan administrasi laporan, tim juga melakukan pengecekan langsung terhadap bukti kunjungan lapangan dan dokumentasi kegiatan yang telah dilaksanakan.

Dalam proses verifikasi tersebut, ditemukan sejumlah ketidaksesuaian yang menjadi catatan penting untuk diperbaiki dibulan berikutnya. Beberapa temuan di antaranya berupa bukti kunjungan lapangan yang tidak sesuai dengan laporan kegiatan yang dituliskan dalam DRP.

Selain itu, ditemukan pula laporan kunjungan pada hari libur namun tidak disertai bukti undangan atau dokumen pendukung yang dapat menunjukkan adanya kegiatan pada hari tersebut. Ketidaksinkronan antara tanggal laporan dengan tanggal pada bukti kunjungan lapangan juga menjadi salah satu temuan dalam kegiatan verval kali ini.

Tidak hanya itu, beberapa bukti kunjungan lapangan juga dinilai kurang layak karena dokumentasi yang diunggah tidak jelas atau sulit terbaca sehingga menyulitkan proses pemeriksaan administrasi.

Koordinator Kabupaten (Korkab) TPP Gunungkidul, Hery Santoso, menegaskan bahwa hasil verval tersebut harus menjadi perhatian bersama seluruh TPP agar kualitas pelaporan pendampingan semakin baik dan akuntabel.

“Temuan-temuan hasil verval ini agar menjadi perhatian bersama. Kami berharap seluruh TPP lebih teliti dalam menyusun laporan DRP maupun melengkapi bukti kunjungan lapangan sehingga kesalahan serupa tidak terulang kembali pada bulan berikutnya,” ujar Hery Santoso.

Menurutnya, laporan DRP dan bukti kunjungan lapangan bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bagian penting dari pertanggungjawaban kerja pendampingan di desa. Oleh karena itu, ketelitian, konsistensi, dan kesesuaian data menjadi hal yang harus diperhatikan oleh seluruh pendamping.

Kegiatan verval juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan pembinaan bagi PD maupun PLD dalam meningkatkan tertib administrasi serta kualitas dokumentasi kegiatan pendampingan desa.

Melalui kegiatan verifikasi dan monitoring lapangan secara berkala, diharapkan kualitas pelaporan pendampingan desa di Kabupaten Gunungkidul semakin baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun faktual di lapangan. (ANK)

Posting Komentar

0 Komentar