Selanjutnya, Slamet, S.Pd. memaparkan perkembangan Program
PPM, tindak lanjut surat dari Inspektorat terkait pengelolaan BUMKal/BUMDes,
serta arah kebijakan pelaksanaan Indeks Desa yang menjadi perhatian seluruh
pendamping dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel.
Memasuki sesi berikutnya, Khusnudin menyampaikan materi
mengenai evaluasi pengisian formulir Peningkatan Kapasitas, pelaporan
Penyaluran BLT Dana Desa, serta validasi dan pembaruan Berita Negara Acara
(BNBA) BLT Dana Desa. Evaluasi tersebut bertujuan memastikan seluruh data yang
dilaporkan akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Teguh Santosa yang
memberikan bimbingan teknis terkait pengisian formulir Bidang Perencanaan Desa
serta formulir Pemanfaatan Dana Desa. Pendamping diharapkan mampu menyusun
pelaporan secara lebih berkualitas, seragam, dan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
Sebagai penutup, Aris Nurkholis memberikan arahan mengenai
penyusunan video dokumentasi MBG, penyampaian data sosial budaya, serta
evaluasi perkembangan BUMDes sebagai bagian dari monitoring program
pemberdayaan masyarakat desa.
Rapat koordinasi berlangsung secara interaktif dan menghasilkan sejumlah kesepahaman strategis, terutama terkait target pendampingan bulan Juli, peningkatan kualitas pelaporan, validasi data program, serta penguatan koordinasi antarpendamping.
Melalui Rakor ini, TPP Gunungkidul diharapkan semakin solid dalam mendukung percepatan pembangunan desa, mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel, serta meningkatkan kualitas pendampingan bagi seluruh kalurahan di Kabupaten Gunungkidul. (HSGK2026)

0 Komentar