Gunungkidul – Pelaksanaan Musyawarah Kalurahan (Muskal) Tahunan Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) di Kabupaten Gunungkidul mulai menunjukkan progres yang positif. Hingga pembaruan data per 31 Januari 2026, sebanyak 29 kalurahan atau 22 persen dari total 144 kalurahan telah menuntaskan agenda tahunan tersebut. Selain itu, 9 kalurahan lainnya tercatat sudah menjadwalkan Muskal tahunan BUMKal dalam waktu dekat.
Capaian tertinggi sementara diraih Kapanewon Rongkop dengan progres 88 persen, disusul Semin (80 persen) dan Patuk (73 persen). Namun, masih terdapat sejumlah kapanewon yang belum memulai pelaksanaan Muskal tahunan BUMKal, di antaranya Kaanewon Wonosari, Nglipar, Paliyan, Panggang, Tepus, Karangmojo, Ngawen, Gedangsari, Saptosari, dan Purwosari.
Aris Nurkholis, yang pada tahun 2026 ini diamanahi sebagai PIC BUM Desa, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kalurahan, pengelola BUMKal, serta Tenaga Pendamping Profesional atas partisipasi dan kolaborasi dalam mendukung terselenggaranya Muskal Tahunan BUMKal ini.
“Terima kasih atas partisipasi dan kerja sama seluruh pihak. Kami berharap Muskal Tahunan BUMKal dapat dilaksanakan paling lambat akhir Februari 2026,” ujarnya.
Menurut Aris, Muskal Tahunan merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola BUMKal sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas usaha dan/atau unit usaha yang dijalankan. Selain menjadi forum pertanggungjawaban operasional tutup buku 2025, Muskal tahunan ini juga berfungsi sebagai ruang pengesahan atas rancangan rencana program kerja BUMKal tahun 2026.
Dengan komitmen dan sinergi seluruh pihak, Muskal Tahunan BUMKal diharapkan menjadi momentum penting untuk membawa BUMKal Gunungkidul menuju pengelolaan usaha yang lebih modern, transparan, dan berkelanjutan. (ANK)

0 Komentar