Perencanaan Pembangunan Lebih Tepat Sasaran, TAPM Gunungkidul Perkuat Kapasitas Perangkat Kalurahan Kelor
GUNUNGKIDUL – Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Gunungkidul bersama Pendamping Desa (PD) Kapanewon Karangmojo melaksanakan kegiatan penguatan pemerintahan kalurahan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Ruang Rapat Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Senin (12/10/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh perangkat Kalurahan Kelor sebagai upaya meningkatkan kemampuan aparatur kalurahan dalam menggali potensi wilayah, mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan masyarakat, serta menyusun usulan pembangunan dari masing-masing padukuhan berdasarkan skala prioritas.
Hadir sebagai narasumber, Teguh Santosa dari TAPM Kabupaten Gunungkidul dan Sri Nining Wijayanti selaku Pendamping Desa (PD) Kapanewon Karangmojo. Keduanya memberikan penguatan materi terkait perencanaan pembangunan kalurahan yang partisipatif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai penyusunan rancang bangun usulan pembangunan padukuhan dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Rapid Rural Appraisal (RRA). Pendekatan PRA menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam menggali potensi, mengidentifikasi persoalan, serta menentukan kebutuhan pembangunan. Sementara itu, RRA digunakan untuk memperoleh gambaran kondisi wilayah secara cepat dan sistematis sebagai bahan pendukung penyusunan rencana pembangunan.
Melalui kedua pendekatan tersebut, perangkat kalurahan diharapkan mampu mendorong keterlibatan masyarakat sejak tahap identifikasi masalah hingga perumusan usulan kegiatan. Dengan demikian, program pembangunan yang direncanakan tidak hanya berdasarkan perkiraan, tetapi juga mempertimbangkan kondisi nyata, potensi lokal, dan aspirasi masyarakat di setiap padukuhan.
Selain membahas metode penggalian potensi dan kebutuhan masyarakat, kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta pengenalan desain atau gambar teknis sederhana. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan usulan pembangunan yang lebih matang, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.
Perangkat kalurahan didorong agar setiap usulan pembangunan dilengkapi dengan uraian kebutuhan, gambaran desain, volume pekerjaan, kebutuhan bahan, serta estimasi biaya. Kelengkapan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah kalurahan dalam melakukan penilaian kelayakan, menentukan skala prioritas, dan menyesuaikan usulan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
Kegiatan peningkatan kapasitas ini juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah kalurahan, pendamping desa, dan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan. Sinergi tersebut diperlukan agar usulan dari tingkat padukuhan dapat disusun secara sistematis dan menjadi bahan pertimbangan dalam tahapan perencanaan serta penganggaran pembangunan kalurahan.
Melalui kegiatan ini, TAPM Kabupaten Gunungkidul berharap perangkat Kalurahan Kelor semakin mampu menyusun rancang bangun usulan pembangunan yang realistis, partisipatif, transparan, dan akuntabel. Perencanaan yang baik diharapkan dapat meningkatkan ketepatan sasaran program serta mendorong pemanfaatan sumber daya dan anggaran kalurahan secara efektif.
Penguatan kapasitas sumber daya manusia ini merupakan bagian dari upaya pendampingan TAPM Kabupaten Gunungkidul bersama Pendamping Desa untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan kalurahan yang lebih baik. Dengan perencanaan yang berbasis potensi dan kebutuhan masyarakat, pembangunan kalurahan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
STATEMENT
"Teguh Santosa berharap Kegiatan peningkatan kapasitas ini dilaksanakan di kelas untuk membekali perangkat Kalurahan Kelor dalam menyusun perencanaan pembangunan yang lebih terarah. Melalui pendekatan PRA dan RRA, setiap usulan diharapkan berangkat dari potensi, kebutuhan, serta aspirasi masyarakat. Dengan demikian, perencanaan pembangunan dapat berjalan sesuai harapan dan menghasilkan program yang tepat sasaran"

0 Komentar