BUMDesma Mekarsari Tepus Tingkatkan SDM Pengelola untuk Kembangkan Usaha Desa

Tepus – Upaya penguatan kelembagaan dan profesionalisme pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) terus dilakukan. BUMDesma Mekarsari Tepus LKD menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelola BUMDesma pada Sabtu (2/5/2026) bertempat di Stone Valley Resort & Beach, Pantai Poktunggal, Kapanewon Tepus. 


Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta yang terdiri dari unsur Jawatan Kemakmuran Kapanewon Tepus, lurah selaku penasihat BUMDesma, dewan pengawas, pelaksana operasional/direktur, serta pegawai BUMDesma. Pelaksanaan kegiatan merupakan bagian dari program kerja BUMDesma tahun 2026 dalam rangka memperkuat tata kelola dan pengembangan usaha.

Acara dibuka dengan rangkaian pembukaan yang meliputi sambutan serta arahan dari Panewu Tepus, Irwan Triwibowo, S.Sos., M.M, yang menegaskan pentingnya transformasi BUMDesma agar mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi desa dan meningkatkan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Memasuki sesi inti, peserta mendapatkan materi strategis dari narasumber yang kompeten. 

Slamet (TAPM Kabupaten Gunungkidul) menyampaikan materi terkait Tata Kelola BUMDesma Pasca Transformasi, yang menekankan pentingnya penguatan manajemen kelembagaan, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan usaha desa.

Selanjutnya, Hery Santosa (TAPM Kabupaten Gunungkidul) memaparkan Analisis Usaha Pengembangan Ternak Lembu Sistem Bagi Hasil. Materi ini memberikan gambaran konkret mengenai peluang usaha produktif berbasis potensi lokal yang dapat dikembangkan oleh BUMDesma, sekaligus menjadi alternatif peningkatan pendapatan masyarakat desa.

Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan pembahasan bersama terkait rencana penyaluran dana sosial hasil surplus tahun 2025 serta program peningkatan kapasitas kelompok SPP/UEP. Sesi ini menjadi forum strategis dalam menyepakati arah kebijakan pengelolaan dana dan penguatan usaha kelompok masyarakat.

Pada sesi berikutnya, Kusmintarja Yatendra (Direktur Utama BPR Alto Makmur Sleman) memberikan materi terkait analisis kredit/pinjaman serta pengelolaan jaminan atau agunan. Materi ini memperkuat pemahaman peserta dalam aspek pembiayaan dan mitigasi risiko, khususnya dalam pengembangan usaha berbasis pinjaman bagi kelompok maupun perorangan.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari ini ditutup dengan harapan agar seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan BUMDesma secara lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan ekonomi lokal.

Melalui kegiatan ini, BUMDesma Mekarsari Tepus diharapkan semakin solid sebagai lembaga ekonomi desa yang tidak hanya berfungsi sebagai pengelola usaha, tetapi juga sebagai motor penggerak pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan desa. (HSGK2026)

Posting Komentar

0 Komentar