TAPM Gunungkidul Fasilitasi Percepatan Program Ketahanan Pangan Peternakan Ayam Petelur di Kelurahan Wunung
Wonosari – Dalam rangka
percepatan realisasi Dana Desa Tahun Anggaran 2025 untuk program ketahanan
pangan, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Gunungkidul
melaksanakan fasilitasi kegiatan di Kelurahan Wunung, Kapanewon Wonosari pada
tanggal 11 Februari 2026.
Kegiatan ini difokuskan pada
percepatan pelaksanaan program ketahanan pangan melalui pengembangan usaha
peternakan ayam petelur yang dikelola oleh Bumkal setempat. Musyawarah dihadiri
oleh Lurah Wunung beserta jajaran pengurus Bumkal, Pendamping Desa Kalurahan
Wonosari, serta TAPM Kabupaten Gunungkidul.
Dalam forum tersebut disepakati
target pengisian pullet ayam petelur paling lambat akhir Maret 2026. TAPM
Gunungkidul menekankan pentingnya penyusunan rencana kerja terperinci agar
seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan sesuai jadwal (on schedule), mulai dari
perencanaan teknis, pembangunan kandang, pengadaan sarana produksi, hingga
tahap operasional.
Total anggaran program ketahanan
pangan ini mencapai Rp 209.000.000 yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran
2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan dan perbaikan kandang,
pengadaan pullet ayam petelur, pakan awal, sarana pendukung, serta kebutuhan
operasional awal usaha.
Dalam arahannya, TAPM Kabupaten
Gunungkidul mendorong agar perencanaan teknis segera difinalisasi, termasuk gambar
teknis dan RAB perbaikan kandang, sehingga pekerjaan fisik dapat segera
dimulai. Pendamping Desa Kalurahan Wonosari diminta untuk memfasilitasi secara
intensif seluruh proses persiapan hingga kegiatan berjalan efektif.
Kegiatan ketahanan pangan di Kelurahan
Wunung sebelumnya mengalami keterlambatan akibat adanya pergantian pengurus
Bumkal. Oleh karena itu, TAPM Gunungkidul juga memberikan rekomendasi agar
segera dilaksanakan musyawarah pertanggungjawaban (SPJ) Bumkal Tahun 2025 serta
musyawarah khusus terkait penggantian pengurus, guna memastikan legalitas
kepengurusan dan kelancaran administrasi.
Melalui fasilitasi ini, TAPM
Gunungkidul menegaskan komitmennya dalam mengawal program ketahanan pangan desa
agar tepat waktu, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Program peternakan ayam
petelur ini diharapkan mampu memperkuat ketersediaan pangan lokal, meningkatkan
pendapatan Bumkal, serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat
Kelurahan Wunung.
Dengan perencanaan yang matang,
dukungan pendampingan intensif, serta komitmen seluruh pihak, program ketahanan
pangan ini diharapkan segera terealisasi dan menjadi model pengelolaan usaha
desa yang produktif dan akuntabel di Kabupaten Gunungkidul (tgs)


0 Komentar