Pendamping Desa Saptosari Siap Fasilitasi Pelaksanaan Muskal Tahunan BUMKal 2026



SaptosariPendamping Desa Kapanewon Saptosari menyatakan kesiapan penuh untuk memfasilitasi pelaksanaan Musyawarah Kalurahan (Muskal) Tahunan Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) tahun 2026. Komitmen tersebut disampaikan oleh Dzarojat Rahmat Uswantoro, ST, selaku Pendamping Desa Kapanewon Saptosari, dalam kegiatan Supervisi, Monitoring dan Evaluasi (Supermonev) dari Tim Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Gunungkidul, Selasa (28/1/2026).

Kunjungan Monev tersebut dipimpin langsung oleh Hery Santosa, selaku Koordinator Kabupaten (Korkab) Gunungkidul, bersama anggota TAPM lainnya, yakni Aris Nurkholis, Teguh Santosa, dan Khusnudin. Tim Monev diterima oleh jajaran Pendamping Desa serta Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Saptosari.

Dalam kesempatan tersebut, Hery Santosa menekankan pentingnya membangun kerja sama tim yang solid di lingkungan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Gunungkidul. Ia juga mendorong peningkatan kinerja pendampingan di tahun 2026 agar lebih efektif dan berdampak nyata bagi kalurahan.

Hery turut menyoroti sejumlah progres pelaksanaan tugas TPP, khususnya fasilitasi dan pendampingan tematik selama Januari 2026 yang telah diarahkan melalui Taklimat Pendampingan Januari 2026. Namun demikian, untuk wilayah Saptosari, ia mencatat masih adanya kekurangan, terutama dalam pengumpulan dokumen APBKal Murni Tahun 2026 serta proses tagging realisasi Dana Desa earmark Tahun 2025 pada aplikasi OMSPAN.

Sementara itu, Aris Nurkholis memaparkan progres pelaksanaan Muskal Tahunan BUMKal di Kapanewon Saptosari, sekaligus perkembangan kegiatan monitoring dan evaluasi ketahanan pangan oleh Pendamping Desa. Aris mendorong seluruh kalurahan agar segera menjadwalkan Muskal Tahunan BUMKal sebagai forum laporan pertanggungjawaban BUMKal Tahun 2025 serta pengesahan rencana program kerja Tahun 2026.

Menanggapi hal tersebut, Dzarojat Rahmat Uswantoro menyampaikan kesiapan dan kesanggupan Pendamping Desa Kapanewon Saptosari untuk memfasilitasi pelaksanaan Muskal Tahunan BUMKal. Ia menargetkan seluruh Muskal BUMKal di wilayah Saptosari dapat diselesaikan paling lambat pertengahan Februari 2026.

Di sisi lain, Khusnudin menambahkan hasil review tata kelola keuangan kalurahan melalui aplikasi Siskeudes. Menurutnya, masih terdapat sejumlah aspek yang memerlukan perbaikan di beberapa kalurahan. Untuk itu, ia merekomendasikan adanya pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek) bagi aparatur kalurahan guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan desa.

Menutup rangkaian kegiatan, Teguh Santosa mendorong Pendamping Desa Kapanewon Saptosari agar segera menyelesaikan laporan realisasi Dana Desa Tahun 2025 sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban administrasi dan peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.

Posting Komentar

0 Komentar