P3MD Gunungkidul – Tim Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Gunungkidul melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Dana Desa di Kalurahan Grogol, Kapanewon Paliyan, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini difokuskan pada realisasi penggunaan Dana Desa Tahap I Tahun 2026 sekaligus persiapan penyaluran Dana Desa Tahap II Tahun 2026.
Tim monev dipimpin langsung oleh Koordinator TAPM Kabupaten Gunungkidul, Hery Santoso, didampingi oleh anggota TAPM lainnya, yakni Teguh Santosa dan Aris Nurkholis. Kedatangan tim diterima oleh Carik Grogol bersama pamong kalurahan lainnya di Balai Kalurahan Grogol.
Dalam kesempatan tersebut, Carik Grogol menyampaikan bahwa realisasi penyerapan Dana Desa Tahap I di Kalurahan Grogol saat ini telah mencapai sekitar 11 persen. Namun demikian, pihaknya mengakui bahwa penyerapan anggaran masih menghadapi sejumlah kendala.
“Penyerapan Dana Desa Tahap I saat ini telah mencapai 11 persen. Kami mengakui bahwa proses pelaksanaannya mengalami hambatan karena adanya beberapa permasalahan internal di kalurahan,” ujar Carik Grogol.
Terkait rencana penyaluran Dana Desa Tahap II, Carik Grogol menjelaskan bahwa seluruh persyaratan administrasi telah dipersiapkan dan dinyatakan lengkap. Selanjutnya, dokumen persyaratan tersebut akan disampaikan kepada Tim TAPM untuk dilakukan pendampingan dan verifikasi lebih lanjut.
Menanggapi hal tersebut, Hery Santoso menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran Dana Desa agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
“Kami mendorong Pemerintah Kalurahan Grogol untuk segera menyelesaikan berbagai kendala internal yang ada, sehingga pelaksanaan program dan kegiatan yang didanai Dana Desa dapat berjalan optimal. Persiapan penyaluran Dana Desa Tahap II juga perlu segera ditindaklanjuti agar tidak terjadi keterlambatan pencairan,” ungkap Hery Santoso.
Selain melakukan monitoring Dana Desa, Tim TAPM juga melaksanakan monitoring progres pemutakhiran Indeks Desa di Kalurahan Grogol. Ulu-Ulu Kalurahan Grogol menyampaikan bahwa proses pemutakhiran data telah dilakukan secara manual atau offline dan saat ini seluruh pengisian data telah selesai.
“Selanjutnya, data yang telah selesai diinput secara manual akan segera kami unggah ke dalam sistem atau aplikasi Indeks Desa secara online,” jelas Ulu-Ulu Kalurahan Grogol.
Pada kesempatan tersebut, Aris Nurkholis memberikan apresiasi atas capaian Kalurahan Grogol dalam proses pemutakhiran Indeks Desa.
“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kalurahan Grogol yang telah menyelesaikan pengisian data secara offline. Semoga proses unggah data ke aplikasi Indeks Desa dapat berjalan lancar sehingga data yang dihasilkan benar-benar menggambarkan kondisi riil pembangunan dan pemberdayaan di kalurahan,” ujar Aris Nurkholis.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan Dana Desa Tahun 2026 di Kalurahan Grogol dapat berjalan lebih optimal, akuntabel, serta mendukung peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. (ANK)

0 Komentar