P3MD Gunungkidul — Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) sekaligus uji coba evaluasi kinerja (evkin) Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di Kapanewon Karangmojo pada Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas kinerja pendamping desa, sekaligus memastikan sistem evaluasi berjalan efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Monev dilakukan dengan meninjau langsung pelaksanaan tugas pendampingan di lapangan, sementara uji coba evkin difokuskan pada pengukuran capaian kinerja TPP secara lebih terstruktur dan terukur.
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Kabupaten (Korkab) Gunungkidul, Hery Santoso, menyampaikan bahwa saat ini pengguna layanan sudah dapat terlibat langsung dalam proses penilaian kinerja pendamping desa. Hal itu disampaikannya saat bertemu dengan Panewu Karangmojo dalam rangkaian kegiatan monev.
“Sekarang pengguna layanan bisa memberikan penilaian terhadap kinerja pendamping desa. Ini bagian dari upaya kita untuk memastikan penilaian lebih objektif dan berbasis pada pengalaman langsung di lapangan,” ujarnya.
Hery menambahkan, Panewu sebagai pimpinan wilayah kapanewon juga memiliki kewenangan untuk melakukan penilaian kinerja terhadap pendamping desa. Keterlibatan ini dinilai penting karena Panewu memiliki peran strategis dalam memantau pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan di wilayahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ke depan setiap pengguna layanan akan diberikan akun berupa username dan password yang digunakan untuk mengakses sistem penilaian kinerja pendamping desa. Dengan mekanisme tersebut, proses evaluasi diharapkan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan terdokumentasi dengan baik.
“Dengan sistem ini, penilaian tidak hanya dari internal, tetapi juga dari pihak yang merasakan langsung layanan pendampingan. Ini akan menjadi bahan penting untuk perbaikan kinerja ke depan,” imbuhnya.
Sementara itu, tim TAPM juga melakukan pendalaman terhadap berbagai aspek, mulai dari administrasi pelaporan, kualitas pendampingan, hingga tingkat keterlibatan TPP dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Selain melakukan penilaian, TAPM turut memberikan pendampingan teknis terkait mekanisme pengisian instrumen evaluasi kinerja. Hal ini bertujuan agar seluruh TPP memiliki pemahaman yang sama dalam proses pelaporan dan penilaian.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sistem evaluasi kinerja TPP, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendampingan desa secara berkelanjutan di Kabupaten Gunungkidul. (ANK)

0 Komentar