P3MD Gunungkidul – Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Sarimulyo LKD resmi menggelar seleksi calon Direktur sebagai bagian dari upaya mencari sosok pemimpin baru yang mampu membawa lembaga ke arah yang lebih maju dan profesional.
Seleksi ini dilakukan menyusul kekosongan jabatan Direktur setelah pimpinan sebelumnya meninggal dunia pada akhir tahun 2025 lalu. Kondisi tersebut mendorong perlunya segera dilakukan proses penjaringan guna memastikan keberlangsungan pengelolaan dan pengembangan usaha BUMDesma tetap berjalan optimal.
Kegiatan seleksi dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026, bertempat di Kantor BUMDesma Sarimulyo LKD. Proses ini diikuti oleh dua orang peserta, masing-masing berasal dari Kalurahan Mertelu dan Kalurahan Sampang.
Pelaksanaan seleksi dilakukan oleh panitia seleksi yang telah dibentuk melalui forum musyawarah antar kalurahan pada akhir Februari 2026 yang lalu. Sementara itu, tahapan pendaftaran calon Direktur telah dibuka sejak awal Maret dan ditutup pada 15 Maret 2026.
Seleksi dirancang secara sistematis dan kompetitif dengan dua tahapan utama, yakni seleksi administrasi dan seleksi kompetensi. Dalam penilaian, seleksi administrasi memiliki bobot sebesar 10 persen, sedangkan seleksi kompetensi menjadi penentu utama dengan bobot 90 persen.
Pada tahap administrasi, panitia melakukan penilaian terhadap rekam jejak peserta, khususnya pengalaman kerja di BUMDesma maupun lembaga ekonomi lainnya. Selain itu, aspek pengabdian di lembaga kemasyarakatan juga menjadi pertimbangan penting dalam melihat komitmen dan keterlibatan sosial calon Direktur.
Sementara itu, seleksi kompetensi terdiri dari tiga jenis ujian, yakni ujian tertulis, praktik komputer, dan wawancara. Ujian tertulis memiliki bobot 40 persen, praktik komputer 30 persen, dan wawancara 30 persen. Ketiga komponen ini dirancang untuk mengukur kemampuan teknis, manajerial, serta visi kepemimpinan para peserta dalam mengelola BUMDesma.
Panitia seleksi menyampaikan bahwa proses ini tidak hanya bertujuan untuk memilih kandidat terbaik secara administratif, tetapi juga memastikan calon Direktur memiliki kapasitas nyata dalam mengelola usaha, memahami potensi wilayah, serta mampu menjawab tantangan pengembangan ekonomi antar kalurahan.
“Direktur BUMDesma memiliki peran strategis sebagai nahkoda lembaga. Oleh karena itu, seleksi dilakukan secara objektif dan menyeluruh agar terpilih sosok yang benar-benar siap memimpin,” ujar salah satu panitia.
Meski hanya diikuti dua peserta, proses seleksi tetap berjalan ketat dan transparan dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas. Kehadiran calon dari dua kalurahan berbeda juga mencerminkan semangat kolaborasi antar kalurahan dalam membangun kekuatan ekonomi bersama.
Hasil dari seleksi ini nantinya akan menjadi dasar dalam penetapan Direktur BUMDesma Sarimulyo LKD melalui forum musyawarah antar desa. Diharapkan, sosok yang terpilih mampu membawa BUMDesma menjadi lebih inovatif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat kalurahan. (ANK)

0 Komentar