Nglegi (19/01/2026) — Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Majudadi Kalurahan Nglegi, Kapanewon Patuk, menunjukkan kinerja usaha yang positif. Hal tersebut tercermin dari capaian hasil usaha sepanjang tahun buku 2025 yang tidak hanya berjalan sehat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) Kalurahan Nglegi.
Capaian tersebut terungkap dalam Musyawarah Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BUMKal Majudadi yang dilaksanakan pada Senin (19/01/2026). Forum musyawarah ini dihadiri oleh Pemerintah Kalurahan, Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal), pengurus BUMKal, kelembagaan kalurahan, serta unsur masyarakat.
Musyawarah Kalurahan (Muskal) merupakan forum tertinggi dalam struktur BUMKal yang memiliki kewenangan strategis dalam pengambilan keputusan. Forum ini menjadi ruang untuk menetapkan berbagai kebijakan penting terkait pengelolaan BUMKal, termasuk pengesahan laporan pertanggungjawaban pengurus serta pengesahan rencana program kerja BUMKal ke depan.
Kegiatan musyawarah diawali dengan sambutan oleh Lurah Nglegi. Acara dilanjutkan dengan sambutan Panewu Patuk yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Jawatan Kemakmuran Kapanewon Patuk, serta sambutan dari Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Gunungkidul. Musyawarah LPJ kemudian secara resmi dibuka oleh Ketua Bamuskal Kalurahan Nglegi.
Dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban, Direktur BUMKal Majudadi menjelaskan bahwa kegiatan usaha yang dikelola saat ini meliputi usaha pemancingan, pengelolaan layanan internet desa, dan usaha perdagangan hasil pertanian. Dari hasil pengelolaan kegiatan usaha tersebut, BUMKal Majudadi Nglegi berhasil membukukan pendapatan atau keuntungan sebesar Rp 27 juta lebih.
Capaian tersebut turut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) Kalurahan Nglegi sekitar 6,9 juta rupiah. Kontribusi ini merupakan lompatan yang cukup besar, mengingat pada tahun sebelumnya BUMKal baru bisa mencatatkan kontrubusi terhadap PAD Kalurahan Nglegi sebesar satu jutaan rupiah. Kontribusi ini menjadi salah satu indikator positif peran BUMKal dalam mendukung penguatan ekonomi kalurahan dan kemandirian kalurahan.
Dalam laporan tersebut juga disampaikan bahwa BUMKal Majudadi Nglegi sebelumnya sempat mengalami kevakuman. Untuk mengatasi hal tersebut, telah dilakukan pergantian kepengurusan sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan peningkatan profesionalisme pengelolaan usaha.
Sementara itu, terkait program ketahanan pangan, pengelola melaporkan bahwa kegiatan belum dapat berjalan di tahun 2025 karena transfer dana dari Kalurahan baru direalisasikan pada pertengahan Desember 2025. Dana tersebut direncanakan akan digunakan untuk usaha toko pengadaan sarana produksi pertanian (saprotan) sebagai langkah mendukung sektor pertanian di Kalurahan Nglegi.
Musyawarah berlangsung secara terbuka dan partisipatif melalui sesi tanya jawab dan diskusi. Berbagai masukan disampaikan oleh peserta sebagai bahan perbaikan dan pengembangan BUMKal ke depan.
Berdasarkan hasil musyawarah, Laporan Pertanggungjawaban 2025 BUMKal Majudadi Kalurahan Nglegi dinyatakan dapat diterima oleh forum. Selain itu Rencana Program Kerja 2026 juga turut disepakati dan disahkan. Kegiatan ditutup dengan harapan agar BUMKal Majudadi terus meningkatkan kinerja usaha, memperkuat tata kelola, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat Kalurahan Nglegi. (ANK)

0 Komentar