Banaran, 26 November 2025 — Telah dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keuangan BUMKal Sedyo Manunggal Kalurahan Banaran Kapanewon Playen yang diselenggarakan oleh BUMKal Sedyo Makmur. Kegiatan berlangsung di Aula Kalurahan Banaran dengan menghadirkan narasumber dari DPMKP2KB Kabupaten Gunungkidul serta Tenaga Ahli Pendamping Masyarakat (TAPM) Gunungkidul. Bimtek ini dihadiri oleh Pengurus BUMKal, Pengawas, Penasehat, Pendamping dan Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal).
Susunan acara dimulai dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan sambutan Lurah Banaran yang menegaskan pentingnya penggunaan serta pembukuan Dana Ketahanan Pangan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua BUMKal yang mengingatkan agar pelaksanaan kegiatan ketahanan pangan dilakukan sesuai kalender musim dan pemilihan waktu yang tepat. Beliau juga menegaskan bahwa anggaran tidak harus dihabiskan dalam satu tahun apabila hal tersebut berisiko menimbulkan kerugian.
Selanjutnya, narasumber dari DPMKP2KB memaparkan materi mengenai mekanisme pengelolaan keuangan BUMKal mengacu pada Permendesa Nomor 136 Tahun 2022. Disusul penyampaian materi oleh TAPM terkait penggunaan aplikasi keuangan BUMKal dari Sistem Transaksi Administrasi Desa (STAND). Sesi diskusi dan tanya jawab serta penutup menjadi bagian akhir kegiatan bimtek ini.
Usai kegiatan, dilaksanakan monitoring lapangan terhadap pelaksanaan penanaman jagung oleh BUMKal. Manajer BUMKal menyampaikan bahwa kondisi tanaman saat ini semakin baik. “Kemarin masih belum terlihat ada tanaman jagungnya, tapi setelah dirawat dan dibersihkan rumputnya, saat ini sudah terlihat tanaman jagung ijo royo-royo,” ujarnya. Saat ini, tanaman jagung berusia sekitar satu bulan dan diperkirakan dapat dipanen pada Februari 2026.
Kegiatan ditutup dengan kunjungan langsung ke lahan kebun jagung sebagai bagian dari pemantauan program ketahanan pangan yang sedang berjalan.

0 Komentar