Semanu, Gunungkidul – 9 Juni 2026
Upaya meningkatkan kualitas
perencanaan pembangunan desa terus dilakukan. Bertempat di Kapanewon Semanu,
Tim Penyusun RKP Kalurahan Tahun 2027 bersama Badan Permusyawaratan Kalurahan
(Bamuskal) mengikuti kegiatan Penguatan Kapasitas Tim Penyusunan Rencana Kerja
Pemerintah (RKP) Kalurahan Tahun 2027 yang difasilitasi oleh Pemerintah
Kapanewon Semanu.
Kegiatan ini menjadi bagian
penting dalam memastikan proses perencanaan pembangunan kalurahan berjalan
lebih partisipatif, berbasis data, dan selaras dengan arah kebijakan
pembangunan daerah maupun nasional.
Dalam paparannya Hery Santoso
(Korkab P3MD Gunungkidul), menegaskan bahwa RKP Kalurahan merupakan dokumen
strategis yang menjadi pedoman pembangunan selama satu tahun anggaran. Oleh
karena itu, penyusunannya harus melalui tahapan yang sistematis, melibatkan
seluruh pemangku kepentingan, serta didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat.
“Penyusunan RKP Kalurahan Tahun
2027 harus berangkat dari hasil pencermatan ulang RPJM Kalurahan, evaluasi
pelaksanaan pembangunan tahun sebelumnya, serta hasil musyawarah masyarakat.
Program yang direncanakan harus memiliki manfaat yang jelas, terukur, dan mampu
menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat,” jelas Hery Santoso.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya sinkronisasi antara prioritas pembangunan kalurahan dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah, termasuk penguatan ketahanan pangan, pengembangan ekonomi lokal, peningkatan kualitas layanan dasar, penanggulangan kemiskinan, serta penguatan kelembagaan masyarakat desa.
Selain membahas tahapan
penyusunan RKP Kalurahan, peserta juga mendapatkan penjelasan terkait dengan penyusunan matriks kegiatan, penetapan skala prioritas, pemetaan sumber
pendanaan, hingga strategi pelaksanaan Musyawarah Kalurahan dan Musrenbang
Kalurahan sebagai bagian dari proses penetapan dokumen perencanaan.
Diskusi yang difasilitasi oleh
Sdri. Nurul Hayati (PD Kapanewon Semanu) berlangsung cukup dinamis dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta mengenai kebutuhan pendampingan, kendala yang selama ini dihadapi dalam penyusunan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di masing-masing kalurahan.
Peran Bamuskal juga menjadi perhatian penting dalam mengawal proses perencanaan
agar tetap aspiratif, transparan, dan akuntabel.
Mewakili Pemerintah Kapanewon Semanu, Bp. Ngatimin, Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Semanu, menyampaikan apresiasi atas peran aktif peserta dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas Tim RKP Kalurahan dan Bamuskal menjadi faktor penting dalam menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas.
“Kami berharap seluruh kalurahan di Kapanewon Semanu mampu menyusun RKP Kalurahan Tahun 2027 secara tepat waktu, sesuai regulasi, dan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat. Perencanaan yang baik akan menjadi fondasi utama keberhasilan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkap Bp. Ngatimin.
Ia juga berharap sinergi antara
pemerintah kalurahan, Bamuskal, pendamping desa, dan seluruh elemen masyarakat
terus diperkuat agar proses pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dan
berkelanjutan.
Melalui kegiatan fasilitasi ini,
Tim RKP Kalurahan dan Bamuskal diharapkan semakin memahami substansi dan
mekanisme penyusunan RKP Kalurahan Tahun 2027, sehingga mampu menghasilkan
dokumen perencanaan yang berkualitas, partisipatif, dan berorientasi pada
kebutuhan nyata masyarakat.
“Perencanaan yang baik bukan hanya tentang
menyusun program, tetapi memastikan setiap rupiah anggaran desa mampu
memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.” menjadi pesan utama yang
mengemuka dalam kegiatan tersebut. (HSGK2026)

0 Komentar